Cara Mengenali Lowongan Kerja FiktifPenipuan Berkedok Lowongan Kerja Dewasa ini banyak sekali modus penipuan yang dilakukan komplotan penipu, salah satu diantaranya adalah penipuan dengan kedok lowongan kerja (lowongan kerja fiktif). Komplotan penipu dengan kedok lowongan kerja ini, umumnya menggunakan Medien SMS, iklan gratis, Facebook, Twitter dan Website. Lowongan kerja yang ditawarkan komplotan penipu tersebut umumnya atas nama perusahaan besar seperti PT. PERTAMINA, UNILEVER, PETRONAS, PT. FREIES INDONESIEN, PT. SAMPOERNA, PT. CENTRAL KORPORINDO, PT. BORNEO JAYA ENERGI, PETROKIMIA, PT. HANKOOK REIFEN, PT. VICO INDONESIEN, PT. PLN dan perusahaan lainnya Ziel komplotan penipu ini adalah para pencari kerja. Banyak sudah yang menjadi korban penipuan mereka, karena korban kurang mengenali lowongan kerja fiktifpenipuan berkedok lowongan kerja. Lalu bagaimana cara mengenali lowongan kerja fiktifpenipuan lowongan kerja fiktif tersebut Cara mengenali lowongan kerja fiktifpenipuan berkedok lowongan kerja fiktif sebenarnya sangat mudah, antara lain sebagai berikut. Lowongan kerja dikirim via SMS (lowongan kerja yang benar tidak akan pernah dikirim per SMS, lowongan kerja yang dikirim über SMS sudah jelas penipuan). Surat lamaran ditujukan ke alamat email freean seperti: yahoo, ymail, hotmail, gmail. Misal lamaran untuk lowongan kerja PT. Pertamina disuruh dikirim ke alamat Pt. pertaminayahoo Pelamar dipanggil untuk tes dengan mewajibkan pelamar untuk melakukan reservasi tiket untuk mengurus transportasi dan akomodasi pada jasa reise tertentu, misalnya Astindo Tour amp Reisen, Nusantara Tour amp Reisen, Nursa Tour amp Reisen, Angkasa Tour amp Reisen, Avia Tour amp Reisen, Asien Tour amp Reisen, Ramantha Tour amp Reisen, Mandiri Tour amp Reisen, dan lain sebagainya. Jika anda mendapatkan panggilan tes tapi diwajibkan untuk melakukan reservasi tiket pada jasa reise tertentu dan melarang und ein menggunakan reise yang sudah anda kenal, maka sudah pasti itu penipuan. Jasa reisen disini hanya sebagai kedok agar pelamar mentransfer uang pada rekening penipu, waspadalah. NB. Jika dalam hal lamaran kerja und a diharuskan membayar sejumlah uang atau mentransfer sejumlah uang pada reise tertentu, maka und ein sedang berhadapan dengan penipu. Jangan mudah terbujuk dengan rayuan komplotan penipu yang menjanjikan biaya transportasi dan akomodasi akan diganti setelah tes selesai. Ketahuilah tes dan jasa reise itu hanya akal-akalan komplotan penipu untuk memperdaya und ein yang membutuhkan pekerjaan. Dalam melamar suatu pekerjaan, kenali diri und a, apakah und a sudah memenuhi kualifikasi untuk bekerja pada suatu perusahaan Jangan asal ada lowongan langsung melamar. Penipuan Lowongan Kerja Lowongan Kerja Fiktif Lowongan Kerja Abal-Abal Modus Penipuan Lowongan Kerja Waspada lowongan kerja fiktif Lowongan Kerja Fiktif PT. Pertamina Lowongan Kerja Fiktif PT. Unilever Lowongan Kerja Fiktif PT. Borneo Jaya Energi Lowongan Kerja Fiktif PT. PLN Lowongan Kerja Fiktif PT. Petrokimia Lowongan Kerja Fiktif PT. Petronas Lowongan Kerja Fiktif PT. Freeport Indonesien Lowongan Kerja Fiktif PT. Zentral Korporindo Lowongan Kerja Fiktif PT. Sampoerna Lowongan Kerja Fiktif PT. Vico Indonesien Lowongan Kerja Fiktif PT. Hankook Reifen Lowongan Kerja Fiktif PT. Caltex Lowongan Kerja Fiktif PT. Semen Gresik Lowongan Kerja Fiktif PT. Gudang GaramBerhati-hatilah dengan modus penipuan berkedok lowongan kerja. Karena ujung-ujungnya, si pelamar diminta untuk mentübertragung uang sekian juta rupiah untuk pembelian tiket pesawat. Modus penipuan ini biasanya dimulai dari mengirimkan SMS lowongan kerja dengan mengatasnamakan atau mencatut nama perusahaan besar, terutama bidang migas seperti Petronas Niaga, Pertamina Einzelhandel, Chevron dan perusahaan Bonavid lainnya. Ketika si pelamar mendaftar ke alamat email yang ditentukan, maka praktik penipuan ini pun mulai terjadi. Seperti diceritakan Sigma Loretha Samosir. Ibu rumah tangga yang berdomisili di Batam ini, mengaku nyaris menjadi korban penipuan bermodus lowongan pekerjaan itu Aku Kemarin Hampir Kena. Aku dapat lowongan kerja dari tetangga, lowongan kerja di Petronas. Terus aku kirim, 3 hari kemudian aku dapat balasan melalui SMS, ujar Sigma. Isi SMS tersebut antara lain: Yth Pelamar, Kami telah mengirim ke E-Mail und a, Bahwa und ein lolos seleksi, und eine dapat membaca informasi di email anda. Dia bilang, saat email dibuka, di sana lengkap pakai kop surat dari Petronas, menyatakan nama-nama dalam daftar tersebut lolos seleksi, selanjutnya akan mengikuti test tertulis di Jakarta pada Senin (2532013) pagi. Pada email tersebut kita juga diminta menghubungi Reise Cahaya, untuk mengurus tiket dan Hotel. Katanya, semua biaya ditanggung pihak panitia Lalu dicantumkan lah nomor HP dan nama orang yang bisa kita hubungi, katanyamenjelaskan. Sampai di sini, dia masih mengikuti intruksi agar bisa mendapatkan tiket dan hotel untuk menginap di Jakarta. Lalu aku dapat konfirmasi untuk menghubungi nomor Reise Cahaya untuk pengurusan tiket dan akomodasi. Karena pada surat itu jadwal ujianku hari Senin (2532013) pagi Sementara aku dapat email itu hari Sabtu (233), terangnya. Kecurigaan mulai muncul ketika, pelaku diminta untuk mentübertragung uang Rp 2,8 juta untuk biaya tiket pesawat Lion Air dan akomodasi di Hotel Haris, Jakarta. Nanti bukti tiket dan biaya hotel dibawa saat ujian dan akan dikumpulkan panitia untuk diganti. Di sini aku mulai kurang yakin Tapi ku ikuti terus Aku minta dibookingkan tiket Terus mereka email biayanya sekitar Rp 2,8 juta untuk naik Lion Air, ujarnya. Untuk memastikan apakah telah terjadi penipuan, Sigma kemudian membuka website Lion air dan cek kode buchen. Ternyata gak dikenal Aku juga telepon Hotel Haris di Jakarta, tapi tidak ada reservasi atas namaku maupun nama Reise Cahaya, ujarnya. Atas kejadian ini, Sigma mengingatkan masyarakat lainnya agar berhati-hati dan tidak tergiur dengan tawaran-tawaran lowongan pekerjaan yang dikirim melalui SMS. Ded
No comments:
Post a Comment